Jumat, 26 Juni 2009

Tafsir [2]


Tafsir Surat Al-Kautsar

﴾ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحيمِ ﴿

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

﴿إِنَّا أَعْطَيْناكَ الْكَوْثَرَ﴾

1. Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu kebaikan yang melimpah.

﴿فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَ انْحَرْ﴾

2. Maka dirikanlah salat karena Tuhan-mu dan berkorbanlah.

﴿إِنَّ شانِئَكَ هُوَ الْأَبْتَرُ﴾

3. Sesungguhnya orang-orang yang membencimu, dialah yang terputus.

Disebutkan bahwa Rasul SAAW memiliki 2 orang putra. Masyarakat jahiliah memandang bahwa putra lah penerus dari ayah nya, sedang putri tidak. Ketika 2 orang anak Rasul meninggal dunia, mereka mengejek2 Rasul dengan sebutan ‘al-abtar’. Menurut asal katanya..al-abtar itu adalah binatang [berekor] yang terputus ekor nya. Karena ekor adalah perhiasan bagi binatang, maka binatang tanpa ekor di pandang sebagai makhluk jelek. Bisa juga mengisyaratkan bahwa Rasul tidak mendapat nikmat dengan wafatnya putra penerus keluarganya.

Tapi Tuhan membantah kaum Musyrik. Ia menggembirakan Rasul dengan menyebut nikmat2 yang tak mungkin terhitung. Bisa itu nikmat hidup, ilmu, nikmat kesucian dan nikmat akhirat. Juga Allah menambah nikmat itu dengan janji akan lahirnya keturunan beliau dari garis putri beliau, Fatimah Zahra. Generasi2 Rasul yang kelak tampil mengisi pentas kemuliaan Islam dengan persembahan2 terbaik mereka. Dalam sebuah hadist nya, Rasul katakan bahwa ‘..keturunanku tidak akan terputus sampai hari kiamat kelak..”.Makanya, keturunan Rasul adalah salah satu keturunan yang sampai sekarang masih eksis..karena itu sudah janji dari Tuhan.

Allah juga membalikkan penyebutan ‘al-abtar’ kepada Musyrikin. Bahwa merekalah sebenarnya yang kelak di beri gelar itu. Karena mereka lah yang ‘ekor nya terputus’. Amal mereka, cita-cita mereka, kehendak mereka dan keturunan mereka….semuanya terputus.

Salah satu arti Al-Kautsar ini ialah telaga yang ada di suatu tempat pada masa alam akhirat. Telaga ini air nya manis laksana madu. Orang2 sangat ingin meminum air dari telaga ini. Karena Surat ini di diperuntukkan kpd Rasul melalui Fatimah sebagai penerus keturunan Rasul, maka Fatimah adalah penjaga telaga ini. Ia adalah orang yang melenyapkan dahaga kpd mereka2 yang kehausan di alam sana. Maka layak lah, selagi di dunia ini kita memperbanyak bacaan shalawat kepada mereka, agar kita termasuk org2 yang dilepaskan dahaganya nanti….” Ya Allah, sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad “

a-k

..dari berbagai sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar